Pages

Senin, 05 Desember 2011

Hikmah Bersyukur

Suatu hari, berkumpulah seorang Raja dan penasehatnya di ruang tengah istana.. Disana Raja berkeinginan untuk berburu rusa di hutan. Akhirnya Raja pun dan penasehat saling sepakat kalau akan memburu rusa di hutan esok hari.

Pagi harinya, Raja dan penasehatnya pun sampai dihutan untuk berburu rusa. Setelah lama menunggu di hutan dan tidak mendapatkan rusa buruan itu Raja pun bermaksud untuk pulang, namun ditengah jalan mereka berdua diserang oleh anjing hutan yang liar, hingga salah satu jari pada tangan Raja pun putus dimakan anjing hutan tersebut. Namun berbeda dengan penasehat yang baik - baik saja karena bisa menangkis serangan anjing hutan itu sehingga dia baik - baik saja.

Sesampainya di istana, penasehat pun mendekati Raja dan berkata "wahai paduka Raja, dengan tidak mengurangi rasa hormatku kepadamu, saya punya saran kepada Raja". Raja pun membalas "saran apa itu wahai penasehatku?". Tanpa basa basi pun si penasehat berkata "alangkah baiknya jika Raja mau mensyukuri apa yang telah terjadi kepada Raja,maksud saya meskipun sekarang salah satu jari Raja terputus tetaplah Raja harus bersyukur kepada Allah." Sontak, sang Raja pun terkaget karena apa yang dikatakan oleh penasehatnya itu dia fikir adalah suatu penghinaan. Bayangkan aja, masak dah tangan jari tangan ilang malah disuruh bersyukur??? Hingga Raja pun marah dan memenjarakan penasehatnya itu.

Meskiipun jari Raja telah hilang, namun dia tetap berburu di hutan untuk mendapatkan rusa yang ia idamkan selama ini bersama penasehat barunya.
Namun, lagi-lagi Raja pun mendapatkan kesialan dengan tertangkapnya dia dan penasehatnya oleh kaum primitif di hutan tersebut. Raja dan penasehatnya pun diikat dan akan dijadikan tumbal.
Sebelum dijadikan tumbal, mereka berdua diperiksa tubuhnya oleh kepala suku dari kaum primitif itu. Nah, setelah dicek...eh...ternyata kepela suku tadi berkata dengan lantang.."teman semua, ada salah satu tumbal kita yang jarinya hilang, maka aku akan lepaskan dia.,karena dia tidak bisa menjadi tumbal tanpa jarinya. pasti dewa akan marah kalau tumbal kita cacat."

Akhirnya raja pun dilepaskan dan bebas. tap kasian ya penasehat barunya tadi jadi tumbal kaum primitif.
terus apa yang terjadi selanjutnya??? cekidot..

Raja pun berfikir bahwa dia bisa selamat dari kaum primitif karena jarinya yang telang hilang dimakan anjing hutan. Seandainya jarinya utuh teman-teman pasti tahu dong apa yang akan terjadi dengan Raja..
Alhasil setelah raja berfikir, dia berkesimpulan bahwa apa yang telah dikatakan oleh penasehat yang ia penjarakan dulu adalah benar. Ia harus bersyukur dengan apa yang terjadi dengan dirinya,.Entah itu suka maupun duka.

Raja pun dengan rasa bersalah, meminta maaf dan membebaskan penasehatnya yang ia penjarakan. setelah itu Raja pun bercerita tentang apa yang telah terjadi dengan dirinya dan penasehat barunya.
Mendengar cerita Raja, penasehat itu tadi pun berkata.."Duhai paduka, saya sangat bersyukur dengan apa yang terjadi dengan saya, saya merasa bersyukur sekali telah engkau penjarakan."

"Apa maksudmu duhai penasehatku?? mengapa engkau malah senang aku penjarakan?" tanya raja.
"jika engkau tidak memenjarakan aku, dan aku ikut bersama engkau berburu niscaya aku lah yang akan jadi tumbal kaum primitif itu."jawab penasehat.
Raja pun hanya bisa tersenyum mendengar jawaban dari penasehatnya itu.

Nah, dari cerita diatas bisa kita simpulkan dong..bahwa kita harus selalu bersyukur dengan apa yang telah kita alami, entah suka atau duka...
Oke, akhir kata aku minta jempol temen - temen dan kritik maupun saran yang membangun ya...
Wassalam..

0 komentar:

Posting Komentar